SkriKandiNews.com – Kamis, 2 April 2026 menjadi hari penuh semangat kebersamaan di Kabupaten Sukabumi. Puluhan personel dari Dinas Perikanan (Diskan) bersama instansi lain turun langsung dalam kerja bakti (korve) massal di sepanjang jalur wisata Palabuhanratu hingga Cisolok. Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai Surat Edaran pemerintah pusat dan daerah terkait Gerakan Indonesia ASRI serta pengendalian sampah pasca Idulfitri 1447 H. Lonjakan wisatawan selama libur Lebaran membuat volume sampah meningkat signifikan di kawasan pesisir, sehingga penanganan cepat dan terpadu menjadi keharusan.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Cisolok. Dalam apel tersebut, setiap instansi mendapat titik pembersihan agar aksi berjalan efektif dan merata. Diskan sendiri mendapat tanggung jawab di jalur strategis yang ramai aktivitas wisatawan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko APi.MP., menegaskan, “Dinas Perikanan menunjukkan komitmennya dengan menerjunkan sedikitnya 30 pegawai yang dilengkapi peralatan kebersihan mandiri. Tim Diskan mendapat tugas menyisir area dari titik Baim Sport hingga kawasan Pasar Karangpapak,” ungkapnya.
Keseriusan Diskan dalam mendukung gerakan kebersihan massal terlihat jelas. Dengan jumlah personel yang cukup besar dan peralatan mandiri, Diskan memastikan jalur wisata yang menjadi pusat mobilitas wisatawan benar-benar terjaga kebersihannya.
Sri Padmoko kemudian menambahkan, “Partisipasi kami merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam menjaga estetika dan kelestarian lingkungan pesisir. Kami ingin memastikan kawasan wisata tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” lanjutnya.
Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari sinergi antara instansi daerah dengan kebijakan pemerintah. Estetika kawasan pesisir Palabuhanratu–Cisolok menjadi daya tarik utama, sehingga kebersihan menjadi faktor penting dalam menjaga citra Sukabumi sebagai destinasi unggulan terutama dalam dunia Bahari.
Menutup pernyataannya, Sri Padmoko mengatakan, “Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata pesisir, semakin meningkat. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi. Pelaksanaan kegiatan ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi turut memfasilitasi armada pengangkut sampah guna memastikan seluruh hasil pembersihan dari berbagai titik dapat tertangani dengan baik,” tandasnya.
Diskan tidak hanya membersihkan, tetapi juga ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar kebersihan menjadi budaya bersama. Dukungan DLH dengan armada pengangkut sampah memperkuat sistem penanganan, sehingga hasil kerja bakti benar-benar ditangani hingga tuntas.
Aksi ini bukan sekadar bersih-bersih, melainkan gerakan kebersamaan yang mencerminkan semangat Sukabumi Muabrokah. Dengan gotong royong, kepedulian, dan komitmen bersama, Kabupaten Sukabumi menegaskan diri sebagai daerah wisata yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga bersih, sehat, dan penuh keberkahan.






