Dispar Siapkan Sistem Tollgate Kawasan, Lonjakan Wisatawan di Sukabumi Tembus 325 Ribu

SkriKandiNews.Com

Dinas, Parawisata54 Views

SkrikandiNews.com  – Lonjakan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Kabupaten Sukabumi terjadi selama masa libur Lebaran 2026. Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mencatat ratusan ribu orang mendatangi kawasan wisata dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyampaikan bahwa berdasarkan rekapitulasi sementara sejak 21 hingga 26 Maret 2026, jumlah wisatawan yang datang diperkirakan mencapai 325.545 orang.

Ia menjelaskan, data tersebut dihimpun dari sejumlah kawasan wisata yang tersebar di berbagai wilayah Sukabumi. Kawasan wisata selatan bagian timur menjadi lokasi dengan jumlah kunjungan terbanyak.

“Untuk wilayah selatan timur tercatat sekitar 165.133 pengunjung, kemudian selatan barat 131.045 orang, sementara kawasan utara sekitar 29.367 wisatawan,” kata Ali kepada wartawan, Senin (30/3/2026).

Namun demikian, Ali mengakui bahwa angka tersebut masih bersifat estimasi karena sebagian besar proses pendataan masih menggunakan metode manual.

“Angka yang benar-benar presisi hanya berasal dari beberapa objek wisata yang sudah menggunakan sistem tiket. Saat ini baru sekitar enam objek wisata yang datanya bisa dipastikan lebih akurat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengumpulkan data melalui koordinasi dengan pengelola destinasi wisata yang dikelola masyarakat. Tercatat sedikitnya 13 lokasi wisata, termasuk kawasan Palabuhanratu dan sejumlah pantai di sekitarnya, ikut dilibatkan dalam proses pendataan tersebut.

Secara keseluruhan, Dinas Pariwisata mencatat ada sekitar 52 objek daya tarik wisata (ODTW) yang terpantau selama periode libur Lebaran. Meski begitu, jumlah tersebut belum mencakup seluruh destinasi karena banyaknya akses terbuka menuju kawasan wisata.

Ali menyebut terdapat beberapa kendala dalam proses penghitungan wisatawan, mulai dari metode pencatatan yang masih konvensional, kepadatan kendaraan di titik tertentu, hingga aktivitas usaha tidak resmi seperti parkir liar dan pengelolaan wisata tanpa izin.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dispar Kabupaten Sukabumi berencana melakukan pembenahan sistem pendataan wisatawan ke depan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan sistem gerbang masuk berbasis kawasan yang berfungsi seperti pintu tol.

“Melalui sistem gate kawasan ini, jumlah wisatawan yang masuk bisa dipantau secara digital. Selain itu, kita juga bisa melakukan pengendalian jika kapasitas lokasi wisata sudah melebihi daya tampung,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga akan mendorong penerapan digitalisasi di setiap destinasi wisata serta peningkatan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) guna memperkuat pengelolaan sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *