Satpol PP Sukabumi Ingatkan Warga: Waspada Kebakaran di Musim Kemarau

Dinas, Pol PP10 Views

Sukabumi, 25 Juli 2026 – Musim kemarau yang tengah berlangsung di Sukabumi membawa ancaman nyata bagi lingkungan. Kekeringan membuat hutan, kebun, lahan, hingga permukiman warga rentan terbakar hanya karena percikan kecil. Menyikapi hal ini, Satpol PP Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Dalam imbauannya, Satpol PP menekankan bahwa kebakaran seringkali berawal dari hal-hal sederhana yang dianggap sepele. Puntung rokok yang dibuang sembarangan, api unggun yang tidak dipadamkan tuntas, atau kebiasaan membakar sampah di lahan terbuka bisa berujung pada bencana besar.

Jangan membakar sampah sembarangan. Jangan membuang puntung rokok di lahan kering. Hindari pembakaran hutan, kebun, dan lahan. Pastikan api unggun benar-benar padam. Gunakan air secara bijak selama musim kemarau. Segera laporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran.

“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Kepedulian dan tindakan kecil hari ini dapat mencegah bencana yang lebih besar di kemudian hari,” tulis Satpol PP Kabupaten Sukabumi dalam postingan akun resminya.

Hal ini sejalan dengan semangat Sukabumi Mubarokah – Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah. Ajakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan wujud kepedulian pemerintah daerah agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, melindungi sesama, dan menghadirkan keberkahan bagi generasi mendatang.

Satpol PP juga mengingatkan, jika terjadi kebakaran atau keadaan darurat, masyarakat harus segera menghubungi Pos Damkar Kabupaten Sukabumi terdekat agar penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat.

Ajakan Bersama

Pesan yang disampaikan jelas: mari bersama-sama mencegah kebakaran di musim kemarau. Melindungi lingkungan berarti melindungi kehidupan. Dengan semangat gotong royong, Sukabumi akan terus melangkah maju, unggul, berbudaya, dan penuh berkah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *