SkriKandiNews.Com – Sukabumi, 24 Maret 2026 – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menyampaikan ucapan dalam rangka memperingati Hari Bandung Lautan Api. Momentum bersejarah ini dipandang sebagai pengingat akan semangat perjuangan rakyat dalam mempertahankan kedaulatan dan martabat bangsa.
Dalam pesannya, Sri Padmoko menekankan bahwa nilai-nilai perjuangan Bandung Lautan Api harus menjadi inspirasi bagi masyarakat Sukabumi, khususnya dalam membangun sektor perikanan yang berkelanjutan.
“Hari Bandung Lautan Api adalah simbol keberanian rakyat dalam menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa. Semangat itu harus kita warisi dalam bentuk kerja nyata, termasuk di sektor perikanan Sukabumi. Dengan menjaga kelestarian laut, meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan mengembangkan perikanan yang berdaya saing, kita wujudkan Sukabumi Mubarokah—daerah yang penuh berkah, sehat, dan sejahtera. Perjuangan masa lalu menjadi energi bagi kita untuk terus berinovasi dan menjaga laut sebagai sumber kehidupan,” ujar Sri Padmoko.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi untuk terus mendorong pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas Sukabumi sebagai daerah yang penuh berkah (mubarokah).
Hari Peringatan Bandung Lautan Api, yang jatuh setiap 24 Maret, menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat Jawa Barat untuk meneladani semangat perjuangan dan mengaplikasikannya dalam pembangunan daerah.
Bandung Lautan Api terjadi pada 24 Maret 1946, ketika rakyat dan tentara Indonesia membakar kota Bandung sebagai bentuk perlawanan terhadap pasukan Sekutu dan NICA. Peristiwa heroik ini menjadi simbol keberanian dan pengorbanan demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Bandung Lautan Api bukan sekadar sejarah, tapi inspirasi untuk membangun masa depan. Di Sukabumi, semangat itu hidup dalam kerja nyata: menjaga laut, memperkuat ekonomi nelayan, dan mewujudkan daerah yang penuh berkah.







